Showing posts with label Gadget. Show all posts
Showing posts with label Gadget. Show all posts

07 September 2010

Nokia N900 Ultimate Gadget untuk Pecinta Linux

Sudah beberapa bulan saya menikmati keasyikan memakai Noka N900. Untuk saya inilah ultimate gadget untuk saat ini. Bukan karena N900 tidak ada kelemahan, bukan karena banyak aplikasinya, tapi lebih karena ini adalah sebuah gadget berbasis Linux seutuhnya tanpa emulasi di atasnya (seperti Android).

Beberapa keunggulan N900:
* Hardware dengan spec high end untuk saat ini
* Multitasking (anda pasti puas dengan N900, kalau fitur ini yang dicari)
* Mendukung semua teknologi komunikasi terbaru
* Social networking terintegrasi
* Flash support
* GPS built-in
* Video call (dengan Skype)
* Bisa jadi Mobile hotspot
* FM transmitter built-in (dan tentu juga receiver)
* Mudah dioverclock
* Root access mudah


Tetapi untuk anda yang sudah tertarik ingin segera beli, jangan terburu-buru, pertimbangkan dulu hal-hal berikut:
* OpenOffice.org full version installable tapi pelan dan rada sulit dipakai karena layar kecil (sebenarnya ini sebuah nilai plus. Mana ada OpenOffice full version di iPhone atau Android?)
* Begitu juga GIMP yang setara Photoshop, jalan tapi pelan dan layar kekecilan (ini juga sebenarnya masih unggul dari Hp lain, mana ada photo editor berkemampuan selangit yang bisa jalan di Android dan iPhone?)
* Aplikasi tak sebanyak Android dan iPhone (tapi yang hanya sedikit pun belum tentu selesai anda coba semua)
* Nokia segera akan beralih ke OS Meego dan Linux Maemo di N900 tidak akan dikembangkan lebih lanjut walau masih terus disupport.
* Battere cepat tersedot terutama kalau mengaktifkan banyak fitur (3G, wifi, bluetooth, FM transmitter)

Walaupun demikian saya tetap akan memberi rekomendasi anda untuk membeli Gadget ini kalau:
* Anda pecinta Linux dan ingin mengganti Netbook anda dengan gadget yang lebih mudah dibawa tapi fully functional seperti sebuah netbook.
* Anda yang suka dengan kegiatan hacking, overclocking, programming (langsung di gadget, tidak via emulator), eksperimen koneksi hardware-software, N900 paling cocok karena serba hackable by default.
* Anda IT administrator yang memerlukan command line interface/shell dan ingin meremote server via VPN, dan ingin akses darimana saja.

Update: Kabar Gembira - Kini tersedia Abiword untuk word processor dan Gnumeric untuk spreadsheet. Keduanya adalah versi yang sudah diport sepenuhnya untuk N900. Asyiknya keduanya adalah aplikasi Office full version (bukan versi mini dari yang ada di PC), dengan kata lain apapun yang anda edit di Desktop formatnya tidak akan hilang jika diedit disini. Ini berbeda dengan kelakuan aplikasi office untuk mobile phone seperti Quick Office yang seadanya bahkan merombak format jika dikembalikan ke desktop. Untuk anda yang memerlukan gadget pengganti netbook yang lebih praktis dibawa-bawa, sekarang saya tidak ragu lagi merekomendasikan Nokia N900 untuk anda.

06 May 2009

Sambutan Terhadap Android Netbook Gegap Gempita


Terjawab sudah teka-teki, benarkah akan ada Android netbook. Sebuah perusahaan Cina saat ini akan segera merilis netbook berbasis Android yang menggunakan prosesor Arm.

Memang telah diketahui sejak beberapa waktu yang lalu bahwa sistem operasi Android bisa dipasang di Netbook. Ini diungkapkan oleh dua orang hacker yang berhasil menginstal Android ke netbook mereka dengan relatif mudah. Dari mereka ketahuan bahwa Android memang secara diam-diam telah dirancang Google untuk bisa diinstall ke Netbook, karena didalam kode sumber Android ada dua modus: modus phone dan netbook.

Saat ini kita bisa menemukan dua buah buku programming Android di Amazon dengan harga 20-an dollar. Sebuah website juga telah siap menjual netbook Android.

Para pemakai Windows mungkin harus bersabar, karena basis prosesor Arm membuat Netbook Android ini tidak bisa diisi dengan Windows edisi desktop. Mungkin mereka bisa menghack Windows Mobile (yang memang sudah jalan di smart phone selama ini) tetapi dengan banyak banyak keterbatasan. Ini sangat berbeda dengan Android yang memang sudah merupakan full-featured computer.

Kabar yang lebih menyenangkan lagi: Android Netbook akan dilepas dengan harga dibawah $250. Dengan banyaknya kompetisi, harga mungkin akan turun di bawah $200. Wow, jauh lebih murah daripada sebuah smart phone.

Kabar yang lebih-lebih-lebih menyenangkan lagi: Android Netbook akan berukuran lebih kecil daripada Asus Eee PC, sehingga sangat ringan dan mudah diisi ke tas. Jadi ini merupakan sebuah missing link yang menghubungkan form factor sebuah smart phone dan sebuah netbook.

10 February 2009

Koneksi telkom flash dengan Sony Ericsson P1i dan Ubuntu Intrepid Ibex

Network Manager di Ubuntu Intrepid Ibex memberikan fasilitas yang lebih menyenangkan dan mudah termasuk untuk koneksi Broadband menggunakan Telkom Flash. Klik kanan pada icon network manager di taskbar dan pilih edit connections ... kemudian pilih Mobile Broadband. Langkah selanjutnya sangat intuitif.

Sayangnya, deteksi Sony Ericsson P1i saya di Ubuntu Intrepid kurang mantap. Kadang-kadang terdeteksi otomatis, kadang-kadang tidak. Jika terdeteksi, kita akan langsung dikoneksikan dengan Telkom Flash. Tapi jika tidak, applet Network Manager akan diam saja tanpa reaksi. Dengan perintah dmesg, terlihat bahwa Sony Ericsson P1i sebenarnya terdeteksi dengan konsisten oleh kernel. Jadi menurut dugaan saya ini adalah masalah di Network Manager.

Untuk rekan-rekan yang mengalami hal yang sama, saya bagikan sebuah skrip hasil utak-atik saya untuk mengatasi masalah ini. Untuk itu terlebih dahulu kita harus memodifikasi file /etc/wvdial.conf menjadi seperti ini (file ini harus diedit sebagai root):

# /etc/wvdial.conf -----------
[Dialer Defaults]
ISDN = off
Modem Type = Analog Modem
Baud = 460800
Phone = *99***1#
Dial Attempts = 1
Dial Command = ATM0L0DT
Ask Password = off
Password = wap123
Username = wap
Auto Reconnect = off
Abort on Busy = off
Carrier Check = off
Check Def Route = on
Abort on No Dialtone = off
Stupid Mode = on
Idle Seconds = 300
Auto DNS = on

[Dialer FlashVolumeBased]
Modem = /dev/ttyACM1
Init = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1, "ip", "telkomsel"

[Dialer FlashTimeBased]
Modem = /dev/ttyACM1
Init = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Init3 = AT+CGDCONT=1, "ip", "internet"

# -------- selesai /etc/wvdial.conf ------

Lalu buat juga sebuah skrip yang saya beri nama connectd dan simpan di /usr/local/bin/


#!/bin/bash
# Notification daemon for connection through PPPD
#
# /usr/local/bin/connectd
# I use this personally to automate the internet connection
# through my Sony Ericsson P1i Cellular Phone
#
# Author : Dekrit Gampamole
# Email : dekrit@gampamole.net
#
# Requirements:
# Bash
# Zenity
# Gnome icon
# Licensed under GPL version 2
# Version 0.1

# Global Variables

modem_connected_to_pc=false
notification=false
previously_connected=false
connected_to_internet=false
sleeptime=5s
icon="/usr/share/icons/gnome/22x22/devices/ipod_mount.png"
# Change this according to your preferred package
# package=FlashTimeBased
package=FlashVolumeBased

# modem device
# set this according to your hardware automatic assignment
modem=/dev/ttyACM1

# Functions definitions
function check_modem_status(){
# Return global variable boolean modem_connected
if [ -c $modem ]; then
modem_connected_to_pc=true
else
modem_connected_to_pc=false
fi
}

function toggle_notification(){
# Toggle notification icon on the tray
if $connected_to_internet; then
if ! $previously_connected; then
killall zenity;
zenity --notification --window-icon=$icon --text="Connect" &
previously_connected=true
fi
else
if $previously_connected; then
killall zenity;
zenity --notification --text="Not connected" &
previously_connected=false
fi
fi
}

function connect(){
# Dial out
if ! $connected_to_internet; then
# Check whether wvdial is already running
if [ ! "$( ps aux | grep wvdial | grep conf )" ]; then
# if not: execute it
wvdial $package &
fi
fi
}

function check_connection_state(){
# Return global variable boolean connected_to_internet
# is pppd running?
if [ "$( ps aux | grep pppd | grep modem )" ]; then
connected_to_internet=true
else
connected_to_internet=false
fi
}

# Main function
function main(){
# the app
while (true); do
check_modem_status
check_connection_state
if $modem_connected_to_pc; then
connect
fi
toggle_notification
sleep $sleeptime
done
}

# Finally, execute it
main;

## selesai ---- /usr/local/bin/connectd


Skrip ini akan berfungsi sebagai daemon yang terus menerus memonitor apakah Sony Ericsson P1i sudah terhubung ke Laptop menggunakan kabel. Jika sudah terhubung maka skrip akan langsung melakukan koneksi ke internet. Jika koneksi sukses maka akan terlihat icon di Area Notifikasi pada Taskbar. Untuk menghentikan koneksi kabel boleh langsung dicabut dan icon notifikasi akan berubah menjadi icon segitiga kuning yang menyatakan tak ada koneksi.

Supaya skrip ini dijalankan otomatis setiap kali kita login ke Gnome, kita harus meletakkannya ke dalam Session Manager. Klik System > Preferensi > Sesi dan ikuti instruksi pada layar. Jangan lupa ubah Permission menjadi executable dengan perintah sudo chmod 755 /usr/local/bin/connectd.
Jika ingin segera melihat efeknya sekarang juga tekan Alt-F2 lalu ketik connectd dan klik Run. Hubungkan Sony Ericsson P1i anda dan tunggu beberapa saat sampai terlihat ada icon baru di Tray. Anda sudah terhubung ke internet.

Apakah Skrip ini bisa digunakan untuk modem yang lain? Jawabnya bisa. Caranya anda harus mengubah modem device sesuai nama device modem anda. Caranya hubungkan modem anda ke komputer, buka Terminal, ketikkan dmesg | tail. Perhatikan nama device tty yang baru terdeteksi. Akan terbentuk device baru di folder /dev/ dengan nama seperti yang tertera pada dmesg tadi.
Beberapa nama device yang umum adalah /dev/ttyACM0, /dev/ttyACM1 (seperti pada Sony Ericson P1i), /dev/ttyACM2. Jika memakai koneksi Bluetooth nama device biasanya adalah /dev/rfcomm0, dst. Ubah baris modem=/dev/ttyACM1 pada skrip di atas dengan nama device sesuai hasil deteksi.

Adakah cara lain yang lebih mudah? Untuk anda yang malas dengan perintah baris dan skrip yang membingungkan ini, silahkan install Gnome-PPP dengan perintah sudo apt-get install gnome-ppp, atau melalui Add/Remove Program pada menu. Sesudah terinstall, jalankan Gnome-PPP melalui menu Aplikasi>Internet>Gnome-PPP. Hubungkan modem anda (misalnya Sony Ericsson P1i atau Huawei E222) ke komputer, klik Setup, klik Detect. Kemudian klik Init Strings. Pada kolom Init string2 ketikkan AT+CGDCONT=1, "ip", "telkomsel" jika mau memakai telkom flash Volume-Based, atau ganti dengan "internet" jika mau memakai Time-Based.

Kenapa memakai skrip jika ternyata ada cara yang lebih gampang dengan Gnome-PPP? Jawab: saya malas tiap kali harus klik beberapa kali untuk melakukan koneksi. Lagipula jika koneksi tiba-tiba putus (sering terjadi), saya harus melakukan klik Connect lagi secara manual. Komputer tidak bisa ditinggalkan ketika melakukan download panjang karena tiap kali putus harus intervensi manual. Untunglah Linux penuh dengan kebebasan. Dengan mudah kita membuat sebuah program sederhana dengan peralatan seadanya tapi berfungsi sesuai keinginan kita. Skrip ini akan melakukan koneksi ulang secara otomatis jika koneksi terputus. Warning: hati-hati jika anda memakai paket Time-Based tagihan bisa membengkak, itu sebabnya saya memilih paket Volume-Based sebagai default.

Powered by ScribeFire.

Custom Search